Madu atau Gula - khasiatdelemon.blogspot.com-, Selamat bergabung kembali bersama kami di website resmi penjualan De Lemon dan situs yang akan menyajika berbagai informasi menarik seputar dunia kesehatan dan pengobatan herbal. Adapun pada kesempatan kali ini kami akan menyajika informasi mengenai lebih sehat mana, madu atau gula?. Langsung saja simak informasi selengkapnya berikut ini.
Lebih Sehat Mana, Madu Atau Gula?
Madu atau gula keduanya sama-sama termasuk ke dalam jenis pemanis alami yang sering digunakan untuk membuat makanan atau minuman yang memiliki rasa manis. Pada dasarnya, baik madu ataupun gula keduanya mempunyai kandungan yang sama, yaitu terdiri dari glukosa dan fruktosa.
Madu diketahui memiliki sekitar 40% fruktosa dan 30% glukosa. Sementara gula mengandung 50% fruktosa maupun glukosa. Kedua hal inilah yang menandakan bahwa keduanya dapat membuat kadar gula darah Anda meningkat dengan cepat, sebab fruktosa dan glukosa adalah karbohidrat yang sangat mudah dicerna. Berdasarkan nilai glikemiknya gula sedikit lebih tinggi ketimbang madu, karena gula memiliki kandungan glukosa yang lebih tinggi.
Kebanyakan orang percaya bahwa madu lebih baik dan sehat untuk dikonsumsi ketimbang gula. Hal ini disebabkan karena madu mempunyai kandungan gizi selain glukosa dan fruktosa, yaitu:
- Antioksidan.
- Mineral seperti kalium dan magnesium.
- Serta beberapa jenis vitamin.
Jika dilihat dari hal ini, gula tentunya jauh lebih baik dari pada madu. Hal ini karena gula tidak mengandung zat gizi selain jenis karbohidrat sederhana dan kalori. Namun kalori di dalam madu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan gula. Contohnya saja satu sendok teh gula mengandung 49 kalori, sedangkan pada satu sendok teh madu terdapat sekitar 64 kalori.
Baik madu ataupun gula keduanya merupakan pemanis alami yang mengandung jenis karbohidrat sederhana yang dengan mudah akan membuat kadar gula darahh meningkat, sehingga baik madu ataupun gula keduanya harus dibatasi konsumsinya.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan konsumsi gula atau pemanis sebaiknya tidak melebihi 50 gram per hari atau setara dengan 5-9 sendok teh. Bila Anda menderita diabetes, Anda juga bisa menggunakan pemanis buatan yang tidak membuat gula darah Anda melonjak. Namun tetap Anda tidak disarankan untuk mengkonsumsinya lebih banyak.
Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa share ya :)

0 comments:
Post a Comment